Tips Sederhana Jualan di Instagram



Semua sudah tahu jika saat ini perangkat sosial media menjadi salah satu media kuat dalam berinteraksi dengan publik.Tak ketinggalan dalam hal bisnis, yang kerap menyebutnya 'olshop'. Namun sebenarnya tidak hanya bentuk barang yang bisa dijajakan dalam media ini, juga bagaimana seseorang dapat 'menjajakan diri' atau istilah kerennya 'self branding. 
Nah salah satu media sosial yang saat ini  makin digandrungi semua kalangan adalah Instagram. Eksistensi aplikasi ini lebih banyak diminati karena saat ini orang lebih cenderung suka dengan tampilan 'visual'daripada sekedar kata-kata. Nah Instagram kiranya masih terus diminati sebagai media sosial yang dapat dimanfaatkan dalam 'berjualan'. Namun banyak pegiat olshop yang 'newbie' masih belum dapat mengeksplorasi fitur-fitur bagaiman yang seharusnya dilakukan untuk dapat mendongkrak follower, pelanggan hingga mampu menghasilkan penjualan (closing). Berikut 3 tips sederhana bagaiman berjualan di Instagram


1. Lengkapi Bio


Tunjukan jatidiri dengan nama yang menjual atau nama brand yang dapat menarik calon pelanggan. Followers adalah merupakan kumpulan potensial customer tertarget.Beritahu followersmu jika kamu punya solusi atas masalah mereka. Di sinilah kamu mulai memainkan cara berjualan yang soft, tidak hard selling. Pakailah teknik 'covert selling' atau' story telling'. Bio ibaratnya merupakan etalase toko,dimana kamu memajang dengan baik semua barang dagangan yang dijual. 

2. Buat Fitur 'Call To Action'




Berikan gimmick dan sebuah ketertarikan kepada cutomernya  agar melakukan sesuatu untuk mendapatkan penawaran special. Misalnya 'klik link di bio' untuk mendapatkan diskon 10%. Teknik ini untuk memberikan rasio konversi yang lebih karena pada umumnya customer akan menyukai sesuai yang berbau promo dan harga menarik.


3.Ekslusif

Artinya adalah berikan kupon dan diskon khusus hanya dari klik  link bio tadi. Teknik ini  adalah agar kamu lebih mendapatkan customer yang tertarget dengan baik.
Pola-pola yang dilakukan ini adalah mengadopsi konsep AIDA. Attention,Interest,Desire and Action. Semua pola penjualan umumnya menggunakan teknik ini.
Nah  demikian tips sederhana bagaimana berjualan di IG kamu. Semoga berhasil


Sibentang Private Villa Cipanas Garut (089660759102)

5 Penyebab Kenapa Followermu Gak Berkembang


Rasanya era sekarang siapa sih orangnya  yang ga  punya akun sosial media? Apalagi kamu yang kesehariannya berkecimpung dalam dunia bisnis dan jualan secara online. Tiap hari pasti pantengan feed,timeline, cek jumlah followers di IG, Twitter,Facebook atau yang lainnya. Huft!Sesek rasanya ,liat umur akunmu yang sudah dibangun lama ternyata followersnya cuma segitu-gitu aja, padahal akun itu merupakan bentuk dari 'brand' kamu. Coba cek apa yang selama ini kamu telah lakukan  terhadap akun sosmedmu misalnya Instagram, jangan-jangan kamu ga punya strategy yang tepat mengembangkan akun Instagramu. Pengen tahu penyebabnya? Ini dia 5 kesalahan kenapa followers mu ga berkembang

1. Tidak  Membuat Kontent Ber Value


Seberapa pentingnya kamu membuat akun sosmed   tentu sesuai dengan tujuan masing-masing.Apakah memang untuk membangun brand, ataukan cuma untuk gagah-gagahan, iseng, sosialita, selfi-wefie? Sejauh itu pula anda  akan peduli dengan  apa yang dibangun tersebut. Untuk itu,perhatikan selalu konten atau isi yang kamu posting setiap saat. Jangan hanya posting, tapi tidak mempunyai nilai 'engagement' terhadap followermu. Jangankan koment, ngelikepun ga, Kontenmu miskin caption, tanpa kata ,tanpa basa-basi. Udah itu ga pake hastag lagi. Kalo sudah begini, sistem algoritma sosmed mana yang akan membantu anda menaikan exposure anda untuk mendorong jumlah followers.

2. Tidak Konsistent Dengan Jadwal Posting

 Malas' Inilah penyakit klasik kebanyakanmanusia, apalagi yang tidak punya jiwa'marketer'. Yang memang jago jualan pun rasa males,dan konsisten terkadang mudah menyerang. Sikap konsisten atau mungking bisa kita pinjam istilah 'istiqomah' ,dalam menjadwalkan posting sosmed  harus mulai dipupuk. Pelajari waktu-waktu yang tepat kapan saatnya orang bersantai dengan gadgetnya. Pelajari juga prilaku customer berkenaan dengan sosial media baik waktu mau ketertarikan terhadap konten yang dipost. Lakukan penjadwalan berkala agar anda memang peduli dengan apa yang sedang anda bangun


3.Tidak Pernah Berinterkasi Dengan Orang

 Tidak ada salahnya kamu jalan-jalan ke timeline follower mu atau akun-akun top yang punya follower banyak.Sesekali  memberikan koment dan apresiasi yang baik dan sopan atau cukup memberikan 'like'. Hal sederhana ini  akan memberikan umpan balik yang cukup baik bagi pertumbuhan follower mu.

4. Hindari Tools Auto Follow

Percaya atau tidak, segala sesuatu yang instan,tanpa proses kerja alami, hasilnya hanya ilusi. Hindari memakai jasa jual follower hanya untuk menambah follower sementara akunmu miskin konten. Auto Follows  hanyalah sebuah 'robot', yang hanya membantu meningkatkan follower sesaat. karena memang itu akun fiktif (robot). Ingat, jika algoritma instagram akan membaca mana yang memang usaha nyata dan tidak.

5. Kamu Tidak Berkolaborasi Dengan Yang Lain

Penting dalam membangun brand dengan bekerjasama dengan yang lain.Sebuah brand,baik personal maupun bisnis  tidak dapat berkembang tanpa support dan dukungan dari yang lain entah itu minta di tag, melalui endorsed atau paid promo. Kesimpulannya, kita harus terbuka membangun kerjasama dengan yang lain.

Inilah lima langkah, yang menjadi alasan kenapa follower akun sosmed mu tidak berkembang. Langkah tersebut sekaligus menjadi cara bagaimana meningkatkan followermu.