Garut Intan Carnival 2016,Hajatan Kabupaten Garut


Perhelatan dalam rangka hari jadi Kabupaten Garut ke 203 masih berlangsung cukup meriah,Berbagai carnival dan stand mulai dari produk industri kreatif seperti kerajinan akar wangi, kerajinan kulit,dan aneka kuliner khas Garut. Khusus stand food festival, PHRI bekerja sama dengan ICA (Indonesia Chef Association) menampilkan aneka kuliner yang di sajikan oleh chef-chef dari berbagai Hotel dan Restoran yang ada di kota Garut.Food festival ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut ulang tahun Kab Garut ke 203.Tujuannya adalah untuk mengangkat nilai jual makanan tradisional ke masyarakat umum terutama kepada para wisatawan yang berkunjung ke Garut. Untuk para wisatawan yang tengah berkunjung ke Garut, ini saat yang tepat untuk dapat mengenal lebih dekat berbagai produk dan kuliner khas Garut. Kegiatan ini diselenggarakan di skitar pendopo dan alun-alun kota Garut.

Babancong,Saksi Sejarah Abadi Lahirnya Garut

Babancong

Bila para wisatawan yang berkunjung ke wilayah kota Garut, tentunya akan penasaran dengan bangunan yang satu ini. Sebuah bangunan tua,bersejarah,monumental yang lahir bersamaan dengan hari jadi Kabupaten Garut yang dulu masih bernama Limbangan. Saat ini Garut memasuki usia ke 203 Tahun,nah bisa dipastikan umur bangunan ini sekitar itu.
Bernama Babancong,istilah bahasa Sunda yang bermakna sebuah bangunan kecil,tinggi yang berada terletak di depan alun-alun atau pendopo.Dan memang kenyataannya,Babancong Garut terletak di depan rumah dinas Bupati Garut,di sebalah pojok selatan alun-alun Garut. Babancong dapat diartikan sebagai sebuah podium kehormatan bagi para "gegeden" Garut dan tamu-tamu kebesaran yang berkunjung ke Garut. Di atas bangunan ini biasanya para petinggi dan pembesar Garut berkumpul menyaksikan dan mengikuti perhelatan akbar yang diadakan di pusat alun-alun kota Garut.
Di lihat dari struktur bangunan, babancong merupakan bangunan bersegi delapan,dengan pilar berbentuk silinder dan menyangga bagian atap. Di bawahnya di buat relung-relung lengkung sebanyak delapan buah sesuai dengan jumlah penyangga yang terdiri dari delapan penyangga.Terdapat dua sisi tangga,yang bermotif lengkung sisik ular pada pentup sisi tangga.
Dengan nilai sejarah dan seni yang tinggi,konon bangunan jenis ini hanya ada satu-satunya di Indonesia,dan tetap dipertahankan sebagai ikon Garut hingga kini. 
Penasaran ingin mengunjungi Babancong Garut? sangatlah mudah. Dari destinasi wisata Cipanas atau Sibentang Villatel,menuju alun-alun hanya di tempuh sekitar 15 menit perjalanan dengan kendaraan. Maka,disarankan apabila sedang mengadakan city tour Garut, dapat mampir langsung melihat Babancong ini.

Kerajinan Akar Wangi Garut Yang Mendunia

Kembali membahas mengenai potensi Garut,di mana Sibentang Villatel berada. Harus disadari bahwa,berbicara destinasi wisata,tidak melulu berbicara mengenai akomodasi seperti hotel dan resort,namun berbicara juga mengenai potensi dan penunjang pergerakan industri ekonomi wisata lainnya seperti industri kuliner atau juga industri kreatif yang merangsang tingkat kunjungan wisata.
Garut, selain mempunyai destinasi wisata dan berbagai sarana akomodasi,juga memiliki potensi kunjungan wisata industri kreatif yang terkenal,selain kulit yaitu Kerajinan Akar Wangi.
Akar wangi,adalah salah satu tumbuhan keluarga rumput-rumputan yang memiliki bahasa latin (Vetiveria Zizanioides Syn) masih satu famili dengan serai dan padi.Selain memiliki khasiat untuk kesehatan,sebagai aroma teraphy juga akarnya dimanfaatkan sebagai kerajinan tangan yang bernilai ekonomis.
Sudah sejak lama,Garut memiliki para petani akar wangi,pengumpul dan pengrajin yang bersatu daam kelopok usaha bersama menjadikan akar wangi Garut dikenal dikalangan luas.
Upaya memaksimalkan potensi sumber daya alam di Garut melalui kerajinan Akar Wangi tentu memiliki nilai ganda.Selain meingkatkan tingkat kreatifitas petani dan pengrajin,juga menjadi sumber devisa daerah .Para wisatawan yang berkunjung ke Garut, tentunya diberi banyak pilihan akan destinasi wisata belanja yaitu dengan berkunjung ke sentra-sentra industri kerajinan akar wangi.
Untuk para wisatawan yang bermalam di Sibentang Villatel, tentunya menjadi kesempatan mengeksplorasi wisata belanja di Garut terutama yang hendak berburu kerajinan akar wangi. Salah satu sentra kerajinan akar wangi yang cukup di kenal di Garut adalah Graha Kriya Zocha (baca:Soca) yang beralamat jalan Pakuwon No 1 Garut Kota.
Griya ini terbilang cukup memiliki koleksi kerajinan yang komplit juga menerima berbagai pesanan sesuai selera. Di sini memang tempat berkumpul para pengrajin akar wangi,jadi sekalian dapat berinteraksi mengenai seluk beluk akar wangi.Nah,jadi silahkan siapkan rencana liburan ke Garut dan nikmati berbagai info menarik tentang garut.
Aneka Kerajinan Akar Wangi



Tempat Kuliner di Garut

Berwisata di daerah Garut,rasanya tidak sempurna jika tidak menikmati beberap sajian kuliner favorit di kota ini.Memang,selain kuliner-kuliner enak di sajikan di hotel-hotel dan resort yang berada di Garut,akan tetapi suasana dan hiruk pikuk kota Garut di tengah pemburu kuliner membuat suasan terasa lain.
Nah,berikut kami sajikan beberap tempat kuliner favorit di daerah Garut

Untuk daerah resort Cipanas:
1. Resto Saung Suryaruri Sumber Alam Resort
    Jl.Raya Cipanas No 122 Cipanas-Garut
2.Dapur Setia Kawan
    Jl. Cipanas Baru Tanjung-Tarogong
3. Saung Pananjung
    Jl.Cipanas Baru-Tanjung Garut
4. Jemani Resto
    Jl. Cipanas-Tarogong Garut
5. RM Megawati
    Jl.Cipanas-Tarogong Garut

Sekitar Jalan Otista

1. RM Cibiuk
    Jl.Otista No 321 Garut
2. Liwet Asep Storoberi Tarogong
    Jl.Otista-Pananjung Tarogong Garut
3. Pujasega
    Jl. Otista No 46,Tarogong Garut
4. RM Dua Saudara
    Jl. Otista Tarogong Garut
5. De Balcony
    Jl Otista No 276 Tarogong Garut
6. Ma Ecot 4
    Jl.Otista Tarogong Garut

Sekitar Jalan Cimanuk

1. Cafe Goah Gumelar
    Jl.Raya Cimanuk Komplek Swiss Van Java
2. Charli Chaplin
   Jl.Raya Cimanuk Komplek Swiss Van Java
3. Roempie
   Jl.Raya Cimanuk-Garut
4. Djawara Resto
   Jl Cimanuk-Garut
5. Pecel Lele Lela
   Jl CImanuk-Garut
6. D'Anclom
   Jl. Cimanuk-Garut
7. Mahkota Cafe
   Jl.Raya Cimanuk -Garut

Awug,Kuliner Priangan Yang Legendaris

Awug,Kuliner Khas Priangan

Jalan-jalan wisata di kota Garut,rasanya tidak lengkap jika tidak mencicipi makanan tradisional yang satu ini.Awug, ya, makanan yang terbuat dari adonan tepung beras,dicampur gula aren dan ditaburi kelapa parut dengan cara di kukus ini banyak di jumpai di sentra kuliner Garut erutam menjelang sore hari. 
Awug, memang merupakan makanan tradisional khas Jawa Barat .Di hampir setiap daerah di Jawa Barat, masyarakat mengenal makanan yang satu ini. Model dan bentuknya di buat sedemikian rupa agar tampak menarik.Ada awug diberi warna merah putih, ada yang biasa disajikan dengan warna hijau dengan pewarna daun pandan dan ada juga yang dicetak berbentuk kerucut. Khusus untuk daerah Garut,daerah yang terkenal dengan awugnya adalah daerah Panawuan. Awug Panawuan berstektur lembut , manisnya legit dan taburan kelapa parut yang pas dan gurih.
Untuk para wisatawan yang sedang berkunjung di wilayah Garut, maka dapat menyempatkan diri untuk berkunjung ke sentra kuliner Pasar Ceplak yang buka setiap sore hingga menjelang malam.Tepatnya di daerah Jalan Ciledug-Cikurai,Garut. Di sana dapat dijumpai berbagai makanan tradisional khas Garut,salah satunya adalah awug ini. Sangat pas bila disajikan sore hari ditemani secangkir teh hangat tawar. Karena rasa awug ini sudah manis, tentunya pas disajikan dengan teh tawar hangat.Nah,selamat berwisata di Garut dan kunjungi sentra kuliner lainnya.

Menikmati Burayot,Kuliner Khas Garut



Burayot
Episode kali ini,tim Sibentang Villa akan memulai penelusuran wisata kuliner khas Garut dalam feature Peta Kuliner Khas Garut.
Garut,selain terkenal dengan keindahan alamnya,seni,kerajinan dan heritagenya,juga ternyata memiliki segudang aneka makanan khas yang unik dan lezat. Perkembangan dan tingkat kunjungan wisata ke daerah Garut dewasa ini tidak langsung mendorong gairah dan semangat pengrajin kuliner khas Garut bergeliat. Semangat menampilkan makanan khas Garut,selain dodol Garut yang legendaris selain meningkatkan roda perekonomian,juga ikut melestarikan warisan lokal yang hampir punah.
 Untuk kali ini, tim Sibentang menampilkan makanan khas Garut bernama 'Burayot'. Memang,makanan ringan ini tidak terlalu diketahui oleh kalangan luas,di Jawa Barat pun tidak semua masyarakat Sunda mengetahuinya. Penganan ini adalah khas dari Garut, namun makanan ini lebih dikenal oleh masyakara sekitar kecamatan Leles,Kadungora,Limbangan dan Wanaraja. Terbuat dari adonan tepung beras,santan,gula merah,minyak kelapa dan campuran kacang tanah.Rasanya sangat lezat,manis.Namun dilihat dari isi adonan,makanan ini hampir mirip dengan adonan kue Cucur di beberap daerah Jawa Barat. Dinamakan 'Burayot' karena di bentuk adonan menggantung atau dalam istilah bahasa Sunda 'ngaburayot'. maka dari itu makanan ini bernama Burayot.
Bagi para wisatawan yang berkunjung ke Garut,layak mencoba makanan ini untuk mnemani obrolan santai dtiemani teh tawar hangat. Tersedia di beberapa sentra oleh-oleh di Garut seperti di daerah sekitar alun-alun Tarogong dengan hrga yang sangat terjangkau. Jadi,jangan lewatkan jala-jalan kuliner khas Garut dengan mencicipi penganan yang satu ini.


Pesona Batik Garutan Yang Eksotis


Motif Kepala Domba


Perkembangan industri sandang yang mengusung batik sebagai warisan leluhur bangsa,mengalami perkembangan yang sangat pesat.Dewasa ini pemakaian baju batik dan tema-tema batik dalam berbagai acara baik formal maupaun formal menjadi trend dan wajib secara nasional.Atas dasar itu pemerintah pun menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional.
Nah berbicara mengenai motif baju batik,tentunya Indonesia sangat kaya dengan berbagai corak dan ornamen. Ada batik Solo,batik Yogyakarta,batik Pekalongan,batik Cirebon dan batik Garut atau lebih dikenal dengan batik Garutan.
Untuk para wisatawan yang khusus datang ke Garut dan bermalam di Sibentang Villatel,tentunya sangatlah perlu untuk menyempatkan berjalan-jalan "city tour"Garut mengunjungi sentra kerajinan dan industri batik Garutan.
 Motif batik Garutan tentu berbeda dengan motif batik dari daerah lain.Motif batik Garutan memiliki pemilihan warna yang lebih cerah dan berani. Motif biasanya lebih terinspirasi oleh flora dan fauna  juga pola garis diagonal atau belah ketupat.Namun tentunya disesuaikan untuk acara pemakain dan umur si pemakai. Batik Garutan lebih banyak merupakan batik tulis dimana pembuatannya memerlukan ketelitian,daya seni dan keterampilan yang tinggi.Oleh karena itu pembuatan batik tulis memerlukan waktu yang cukup lama dibanding batik printing. Rata-rata harga batik Garutan dengan batik tulis dipatok dari harga Rp.1500.000-Rp.2.000.000 untuk ukuran kain 1-2,7m.
Banyak sentra industri Batik Garutan yang berkualitas,tentunya para pengunjung dan wisatawan tidak cukup untuk meluangkan waktu semalam di Garut.Untuk itu,staff Sibentang Villatel,selain memberikan pelayanan menginap di Villa,dapat juga mengantar dan menunjukkan spot-spot batik Garutan tersebut.Penasaran?