Copy code snippet Inilah Lima Jenis Kopi Garut Yang Mesti Dicoba ~ KaGaroet

Inilah Lima Jenis Kopi Garut Yang Mesti Dicoba

Bagi para pecinta kopi atau istilahnya coffee lover,tentu  akan terus mencari sensasi rasa kopi di berbagai  penjuru daerah. Salah satu varian kopi yang kini sedang banyak dilirik adalah jenis Kopi Garut .
Seorang Barista Cahaya Villa Garut sedang melayani para tamu Cafe


Sejarah Kopi Garut sebenarnya sudah di mulai sejak zama kolonial Belanda.Pada saat itu masih zaman culture stelsel ,istiilah tanam paksa yang dilakukan oleh kolonial Belanda terhadap masyarakat pribumi saat itu.Salah satu komoditas tanam paksa yang haruskan saat itu adalah tanaman kopi.
Karena tekstur tanah dan lansekpa Garut yang di dominasi oleh pegunungan dan dataran tinggi,maka lahirlah berbagi jenis kopi Garut yang di adopsi dari nama-nama gunung.Bukan hanya nama,tetapi memang jenis,rasa dan tekstur hingga keasaman kopi yang berbeda-beda. Pada umumnya kopi Garut lebih di dominasi jenis Arabica,namun ada juga tipe Robusta. Kopi Arabica berbentuk lebih panjang,kandungan cafein lebih rendah 0,8 -1,4% sehingga tidak terlalu pahit,namun memiliki keasaman yang tinggi.Karena Kopi Arabica hanya tumbuh pada ketinggian sekitar 1000 hingga 2000 Mdpl dengan suhu sekitar 14-24% celcius,syarat ini sesuai dengan keadaan daerah dan lansekap Garut yang memang berada pada dataran tinggi.

Berikut beberapa jenis kopi Garut yang banyak diminati pecinta kopi, nama jenis kopi sesuai daerah penghasilnya.

1. Arabica Cikuray
    Jenis kopi ini di petik dari sekitar dataran tinggi gunung Cikuray Garut, 2820 mdpl. Mempunyai aroma sangat kuat dengan keasaman medium to high.  Sedangkan untuk tekstur lebih bold.

2. Arabica Papandayan.
   Jenis kopi Garut ini memiliki aromas yang merangsang apalagi jika disajikan dalam bentuk tubruk.Aroma yang tercium lebih segar dan kopi ini meliki acidity yang lebih dominan

3. Arabica Talaga Bodas
  Lereng di sekitar Talaga Bodas pun menghasilkan tanaman kopi jenis arabica.Namun jenis Arabica ini tidak terlalu dominan dibandingkan dengan Cikuray dan Papandayan baik tekstur maupun acidity. Namun jika kopi ini diblend dengan jenis arabica yang strong seperti  kopi Gayo atau Toraja ,akan menghasilkan rasa yang pas.

4. Arabica Samarang
  Samarang adalah sebuah wilayah kecamatan di sebelah barat Garut dengan ketinggian rata-rata di atas 1200 Mdpl.Banyak di tanam jenis Arabica yang menghasilkan jenis Arabica Samarang
Untuk jenis kopi ini, acidity tidak dominan dibanding Cikuray,Papandayan dan Talaga Bodas. Lebih ringan,kering dan tidak tajam. Untuk penyuka kopi yang belajar merasakan sensasi kopi Garut,jenis kopi ini boleh di coba.


5. Arabica Pangauban
 Jenis kelima dari kopi Garut adalah kopi Pangauban. Merupakan daerah di sekitar Cisurupan yang letaknya kurang lebih sekitar 4-5 Km dari Jalan Raya Garut Cikajang,Kecamatn Cisurupan. Secara  geografis  daerah ini merupakan wilayah lereng gunung Papandayan  Acidity kopi ini hampir sama dengan kppi Papandayan nama ada ciri khas yatitu kekentalan (bold) lebih dominan.


Nah itulah berbagai jenis kopi Garut yang biasa di sajikan di kedai-kedai kopi Garut. Menikmati kopi Garut asli memang menjadikan sebuah keterampilan baru dan pekerjaan baru yang kini diburu.Para Barista muda mulai tertarik untuk belajar tentang berbagai kopi Garut ini,mulai dari roasting sampai blending menjadi sebuah skill baru yang makin dilirik,hingga timbul sebuah tagline 'Kopi Asli,Digiling Bukan Digunting'! Selamat mencoba.