Copy code snippet Leuwi Tonjong, Sabet Juara 2 Anugerah Pesona Indonesia Kategori Surga Yang Tersembunyi ~ KaGaroet

Leuwi Tonjong, Sabet Juara 2 Anugerah Pesona Indonesia Kategori Surga Yang Tersembunyi

Leuwi Tonjong Photo Ig :pariwisatagarut

Garut kembali boleh berbangga dengan sebuah penghargaan yang diterima dalam acara Anugerah Pesona Indonesia 2018. Dalam puncak acara yang diselenggarakan di Hotel Grand Sahid Jakarta Kamis,22 Nopember 2018,Garut menyabet juara 2 API untuk kategori Surga Yang Tersembunyi.  Siapa dan apa yang mewakili nya? Tak lain adalah  destinasi wisata  Leuwi Tonjong, yang terletak di Desa Jayamukti,Cihurip Kabupaten Garut. 
Leuwi Tonjong mengalahkan Kellaba Maja,Kabupaten Sabua Raijua dari Nusa Tenggara Timur dengan capain 20.40% sedangkan Juara 1 diraih oleh Pulau Maharo di Kabupaten Sitaro,Sulawesi.
Penghargaan ini menjadi sebuah semangat baru bagi pariwisata Kabupaten Garut yang selama ini memang dikenal banyak sekali destinasi wisata keren yang terus dieksplore.Penghargaan tersebut diterima oleh dr. Helmi Budiman,Wakil Bupati Garut didampingi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Garut.
Leuwi Tonjong adalah sebuah danau dengan air yang bening,kehijauan yang diapit oleh bukit-bukit terjal dengan pemandangan yang sangat eksoti. Leuwi sendiri dalam bahasa Sunda adalah cekungan danau atau situ yang mempunyai kedalaman tertentu. Dengan pemandangan dan suasana yang indah ditengah lokasi yang jauh dari keramaian,maka julukan Surga Yang Tersembunyi itu layak disematkan untuk Leuwi Tonjong.
Jarak tempuh menuju Leuwi Tonjong,kurang lebih 58 km dapat ditempuh dalam waktu 2 jam dari Kota Garut. Akses menuju ke sana memang cukup tersembunyi,sempit,berbatu dan curam.Namun, sesampainya di sana,pengunjung akan disuguhi pemandangan takjub dan luar biasa. Sangat cocok untuk spot selfi yang intagamrable. Kawasan ini memang tergolong masih baru di eksplorasi jadi belum banyak fasilitas yang memadai untuk pengunjung.Namun demikian, Luewi Tonjong sangat rekomended bagi wisatwan yang menyukai petualangan baru berbau alam. 

0 comments:

Post a Comment