Copy code snippet Sketsaterapi;Dari Penyandang Stroke Berakhir Menjadi Seniman Terkenal ~ KaGaroet

Sketsaterapi;Dari Penyandang Stroke Berakhir Menjadi Seniman Terkenal



Inilah Garut,kota kecil yang menyimpan sepenggal kejayaan masa lalu indah. Sejarah telah mencatat,  banyak tokoh-tokoh besar yang turut andil dalam mengharumkan nama bangsa,baik tokoh agama,militer,sastra ,seni dan budaya lahir dan besar di tanah indah ini. Garis waktu telah melahirkan kembali sketsa baru wajah seniman di kota dodol ini,salah satunya adalah seniman sketsa wajah Yana Supriatna (53 tahun) yang berasal dari Karangpawitan,Garut. 
Musibah tidak selamanya menghasilkan sebuah kepahitan dan kegetiran. Bagi sebagian orang yang rapuh akan nilai kesabaran,hal itu bisa saja terjadi. Namun tidak bagi sosok Yana Supriatna alias Destra Yana. Berawal dari sebuah musibah akibat kelumpuhan (hilang rasa) pada tangan dan kaki kanannya.. Kejadian ini berlangsung mulai tahun 2014, akibatnya dia merasakan jika tidak bisa melakukan aktifitas apa-apa untuk memenuhi kewajibannya sebagai kepala keluarga. Ayah dari 4 putra dan 1 istri ini, mulai dihinggapi kejenuhan ,ketidakberdayaan serta ketidakbergunaan bagi keluarga,nyaris putus asa. Namun, satu titik kekuatan yang mendorong hanyalah kesabaran dan keyakinan jika musibah ini akan cepat berakhir.
Untuk mengusir kejenuhan dan mengisi kekosongan waktu dia mencoba mencorat -coret kertas dengan pensil. Entah apa yang tergambar dalam benaknya saat itu,apa yang akan digambar,sedangkan tangan kanannya lumpuh tak berdaya. Namun,benar adanya pepatah'ala bisa karena biasa' ,lambat laun tangannya mulai bisa menggores 1-2 cm garis lurus,garis lengkung,miring dan lingkaran. Pola-pola goresan tangannya ditarik dalam satu garis lurus. Lama-kelamaan timbulah ide untuk membuat pola sketsa wajah teman dan hasilnya diluar dugaan.Alhamdulillah ,energi yang dilepaskan untuk membuat goresan sketsa wajah telah menjadikan tangan kanannya yang lumpuh berfungsi kembali.Saraf-saraf tangannya mulai dapat digerakan melalui goresan sketsa .Tuhan Maha Kuasa atas diri orang yang sabar.
Sejak itu,ratusan sketsa wajah telah dibuatnya dengan hasil yang mirip dengan aslinya. Kang Yana,demikian panggilan akrabnya,seakan baru sadar jika aktifitas membuat sketsa wajah menjadi sebuah terapi mujarab bagi kesembuhan penyakitnya. Dari sini dia mulai punya ide untuk menamakan nama seni sketsa wajah nya sebagai skestaterapi.

''Setiap garis pada sketsaterapi adalah doa dan rasa syukur"

Kalimat itulah yang keluar dari mulut sang seniman sederhana yang pernah mengenyam profesi sebagai pengajar senibudaya di salah satu SMP dan SMK swasta di kota Garut ini.
Doa itu kini menjadi sebuah kenyataan yang terkabul. Penyakit lumpuh sebagiannya hilang sedangkan hasil sketsanya telah melahirkan ratusan karya yang tak tehitung lagi. Hasil karya nya kini menembus batas jarak ,waktu dan strata sosial mulai dari karyawan ,pejabat daerah,pejabat tinggi hingga mendapat apresiasi langsung dari Mantan Presiden  RI ke -6 Bapak Susilo Bambang Yudhoyono beserta keluarga. 

Destra Yana & Sketsa Wajah Keluarga SBY




Kebanggan Kang Yana terbalas sudah ketika  sketsa -sketsa wajah keluarga SBY diterima langsung oleh SBY pada saat kunjungannya ke Garut beberapa waktu lalu. 
Inilah buat dari kesabaran dan keuletan.Dibalik semua kejadian,Tuhan telah menyiapkan sebuah hikmah yang indah. Teruslah berkarya,menghasilkan karya terbaik yang berbeda.(KG)

0 comments:

Post a Comment