Mengangkat Kuliner Rakyat Melalui Festival Baso Aci Garut 2019



Kota Garut lagi-lagi membuat gebrakan dalam bidang kuliner dengan mengadakan acara  Festival Baso Aci 2019. Bertempat di pelataran pendopo kabupaten Garut ,kegiatan ini  akan berlangsung mulai tanggal 3 Mei  hingga 5 Mei 2019 yang diikuti lebih dari 35 tenant baso aci yang hampir semuanya berasal dari Garut.
Festivasl Baso Aci 2019 lahir dari ide dan kreatifitas anak muda Garut dan pegiat sosial media yang jeli melihat peluang dan  potensi wisata kuliner yang selama ini menjadi konsumsi masyarakat Jawa Barat umumnya,khususnya masyarakat Garut, yaitu aci . Penganan yang berasal dari tepung tapioka dan juga tepung sagu banyak digemari oleh lapisan masyarat .
Sudah menjadi rahasia umum jika masyarakat Jawa Barat sangat kreatif dalam menciptakan berbagai kuliner yang unik,gurih,murah,merakyat dan alami, salah satunya adalah baso aci. Kuliner yang satu ini memang  telah menjadi idola  yang banyak diburu pecinta kuliner juga sekaligus sebagai alternatif mie baso daging yang sudah  terlalu mainstream.



Menurut penggagas acara sekaligus ketua penyelengara, Dhani Oemar dari Vortabel Organizer, tujuan  diselenggarakan Festival Baso Aci ini adalah untuk mengangkat baso aci sebagai kuliner khas Garut. Menurut Dhani, memang  di beberapa daerah seperti Jakarta,Bandung dan wilayah kota di Jawa Barat, kuliner baso aci ini sudah ada namun sepertinya gaungnya masih kalah dengan kuliner baso umumnya. Sedangkan di Garut, beberapa kuliner dan warung baso aci banyak dijumpai dengan mudah dengan harga yang variatif dan cita rasa yang enak.Bahkan beberapa gerai baso aci kini banyak yang sudah terkoneksi dengan aplikasi online. Menurut pegiat sosial media Jajanan Garut, di kota  Garut saja kurang  lebih ada 800 warung baso aci . Baso aci kini semakin mendapat tempat di hati masyarakat Garut . Fenomena inilah yang melatarbelakangi diadakannya event ini dalam rangka mengangkat nama baso aci di kancah dunia kuliner yang lebih luas. Berharap ke depannya, kota Garut yang sebelumnya mempunyai ikon sebagai kota dodol dan belakangan sebagai kota kopi, juga akan disusul sebagai kota baso aci baik tingkat regional maupun secara nasional.

Dengan adanya festival Baso Aci  Garut 2019 ini diharapkan mampu menumbuhkan gairah bisnis kuliner, kegiatan UMKM di Garut dan meningkatkan kreatifitas  para koki dan penggiat kuliner dalam menciptakan ide-ide menu yang semakin variatif. Selain itu bagi para wisatawan yang hendak  berkunjung ke Garut, festival ini menjadi sebuah obyek daya tarik wisata kuliner yang patut dikunjungi dan dinikmati.
Festival Baso Aci Garut 2019 ini diklaim sebagai Festival Baso Aci pertama di Indonesia, karena memang belum terdengar ada catatan dan jurnal seputar kuliner yang mengangkat seputar baso aci. Diharapkan kegiatan ini menjadi event reguler yang dapat diselenggarakan tiap tahun.Selain itu, event ini juga diramaikan dengan lomba memasak baso aci  oleh ibu-ibu PKK yang jurinya adalah para chef yang tergabung dalam ICA  (Indonesia Chef Association) DPC Garut.
Bagi pengunjung yang memang sudah mempunyai jagoan dan langganan baso aci,silahkan memilih jajanan pad booth baso aci yang sudah terdaftar seperti,  Baso Aci Maleer Alkaromah,,Baso Mercon Bara-bere, Baso Urat Bom, Bacil Geboy, Baso Civeyya,Bacil Tomyam, Baso Teh Ela, Baso Aci Acay,Baso Ceu Imas,Baso Aci Kalimanjaro, Baso Ceuceu,Bakso Ceu Piroh, Bakso Kriwil Bunda,,Baso Aci Anirasa,Cimol Bawang Campaka,Baso Berkah Rasas, BCL (Baso Cing Lada),Basi Aci Meni Hot dan masih banyak lagi gerai baso aci yang akan memanjakan lidah pengunjung.



0 comments:

Post a Comment