Lyfe Eatery Cafe; Menyasar Kaum Sosialita Muda



Perkembangan bisnis café dan resto di Garut semakin hari menunjukkan trend yang positif. Kuatnya ikon Garut sebagai kota wisata dan menjamurnya komunitas milenial dan sosialita diindikasikan menjadi daya dorong tumbuhnya industry ini. Para investor menangkap peluang ini dalam ikut bersaing dipasar industry makanan dan minuman yang dikemas dalam berbagai konsep sesuai segment,target dan positioning.
Dalam hal meraih market sesuai target yang diharapkan, diperlukan kejelian seorang manager café dan resto dalam memberikan sentuhan  berupa unik (uniqe selling) pruduk,perencanaan menu (menu planning) , suasana atau ambiance, dekorasi dan penyajian event-event yang menarik daya minat dan beli.
Lyfe Eatery, sebuah café yang berada di bilangan pertigaan Jl. Bratayuda ,Garut tampil untuk berusaha memberikan sentuhan lain di bawah  manajemen baru Ammoney Jaya Mandiri dibawah kendali Chief Hidayat. Chief, panggilan akrab Chief Hidayat, memang dikenal sebagai konsultan management hotel,resto café yang telah malang melintang membesarkan nama-nama resto yang kini dikenal luas masyarakat, seperti Darmaga SUnda, Liwe Asstro,Kampung Muara Sunda dan lain-lain.
Dibawah kendali Chief Hidayat, café yang sudah berdiri sejak 2 tahun lalu berusaha memberikan konsep dan pasar yang lain dibandingkan lainnya. Meski masih membidik pasar anak muda, namun sentuhan yang diberikan terasa lain dengan mulai membidik market ibu muda sosialita dan family. Menurut Chief, segmentasi tidak dirubah secara drastic, jadi mengikuti yang sudah ada, sebab jika segmentasi di rubah total, itu berarti harus merubah konsep interior, layout yang akan memakn biaya cukup tinggi.
Chief Hidayat
Hal  yang masih dirasa perlu dipikirkan adalah rebranding, yaitu merubah konsep nama ‘Lyfe Eatery” menjadi nama lain (brand) yang lebih simple,easy listen dan tidak menimbulkan pertanyaan-pertanyaan calon pelanggan. Hal ini dirasa perlu, karena café ini  berada di dalam kota Garut, kota dengan atmosphir priangan dengan hegemoni social masayarakat Sunda. Jadi ada kendala dari sisi pengucapan dan berindikasi menimbulkan pertanyaan-pertanyaan apa itu Lyfe Eatery, apakah café, resto, rumah makan, atau tempat apa? Inilah tantangan yang sedang dipikirkan jalan keluarnya.
Meski demikian, bisni café ini terus berjalan seiring dengan persaingan bisni serupa di kota Garut. Café dengan kapasita 130 seats ternyata juga memilki kapasita meeting sekitar 100 pax. Ini jarang dan bahkan tidak ada di kota Garut , untuk café yang sekaligus mempunyai fasilitas ruang meeting seperti hotel. Desain interior tampak cozy dengan penambahan sofa dan dekorasi yang  terasa welcome ketika saat memasukinya.
Blue Giffard Yakul

Perencanaan menu pun dirancang sedemikian rupa agar pas di lidah pengunjung baik dari sisi tekstur, warna, rasa dan aroma. Anda yang ingin berkunjung ke Lyfe Eatery boleh coba menu andalan  bernama I’m Chicken  Eggroll dan I’m Beef Rock Pepper dengan kisaran harga hanya dengan Rp.28.000. Untuk minumannya, cobain saja yang namanya Blue Yakul Giffard dengan ingredient  berupa Yakul, Giffard Blue dan Grenadine syrup, ditambah garnish mint leave dan lemon peel.   Hmmm,,menyegarkan. Harganya pun sangat terjangkau hanya Rp. 20.000. Oh ya, untuk para pecinta kopi, ga usah khawatir karena minuman-minuman berbahan dasar kopi. Kopi Garut,tentu tidak ketinggalan di café yang tampak  nyaman dan tidak crowded oleh kendaraan.
Nah, tunggu apalagi, bagi para pecinta kuliner, coffee lover , ibu-ibu muda sosialita, komunitas dan perusahaan yang ingin mengadakan event gathering, arisan, perayaan ultah, dan meeting, gak usah ribet-ribet ke hotel , cukup di sini saja dengan harga dan bujet yang bias dinegosiasikan. Untuk informasi  dan pemesanan silahkan hubungi no telpon 0852222509995 .



0 comments:

Post a Comment