Copy code snippet Refresh Training Tiket.com Bersama Hoteliers Garut ~ KaGaroet

Refresh Training Tiket.com Bersama Hoteliers Garut


Pertumbuhan minat wisata Garut, semakin hari cukup signifikan terbukti dengan bertumbuhnya industri hotel di Garut yang merupakan bagian dari penyokong industri pariwisata. Pada medio tahun 2018 saja sudah bertambah 3 hotel baru yang ikut meramaikan pasar hunian hotel di Garut yang selama ini didominasi oleh type hotel resort dengan konsep bungalow. Apalagi,sejak semakin gencarnya rencana  pembangunan  jalan tol Cileunyi  Garut Tasikmalaya (Cigatas) yang konon diprediksi akan mempunyai akses melintas kota Garut. Hal ini tentunya mendorong kepercayaan masyarakat dan wisatawan untuk terus berkunjung ke kota Garut. Akibatnya secara tidak langsung akan memberikan pengaruh kepada pola permintaan pasar hunian hotel di Garut.
Untuk mendorong tingkat hunian hotel-hotel di Garut,tentunya tidak bisa terus mengandalkan pola-pola strategy lama dengan sistem 'offline',akan tetapi juga dengan 'online'strategy  yang saat ini sudah bukan lagi menjadi sesuatu hal 'tabu' bagi industri wisata di manapun, baik itu hotel,resto,cafe dan destinasi wisata lainnya. Hal ini terjadi karena pola perilaku customer (customers behavior) berubah sangat cepat seiring berkembangnya teknologi informasi dan media digital lainnya.
Perubahan perilaku pasar tersebut harus diakomodir oleh para praktisi wisata,hotelier dan pengambil kebijakan bertindak cepat dan mampu menyesuaikan dengan hukum 'pasar'yang ada. Penetapan harga kamar yang selama ini  dibuat 'flat' dan tabu untuk dirubah, sudah selayaknya ditinjau kembali menyesuaikan dengan 'hukum pasar' yaitu supply-demand.
Pola permintaan harga yang dinamis ini lah yang selama ini  diadopsi oleh para pelaku  Online Travel Agent, seperti Tiket.Com. Dynamic rate merupakan pola penetapan harga kamar sebagai dasar dari Revenue Management. Staff hotel dalam hal ini Front Office & E-Commerce,mampu memahami bagaimana menjual kamar yang tepat,dengan harga tepat, pada waktu yang tepat dan pada segment yang tepat. Untuk terus memberikan pemahaman tersebut, maka para pebisnis OTA,seperti Tiket.com, mengadakan gathering dan refresh training kepada para staff hotel yang terhimpun dalam Front Office & E Commerce Garut. Acara yang digagas oleh Tiket.com ini sebagai bentuk sinergitas antara hotel dan OTA. Hotel dan OTA, dewasa ini sudah menjadi sebuah mitra kerja yang saling membutuhkan. Online Travel Agent dengan kekuatan 'optimasi search engine, fitur dan menu serta sistem booking hotel yang lengkap membutuhkan 'marketnya' berupa kamar-kamar hotel. Sedangkan,pihak hotel dibantu dengan pola penananan reservasi yang cepat dan media promosi yang cukup kuat.Namun demikian, masih banyak praktisi dan staff front liner dan e-commerce yang belum memahami sepenuhnya teknis penanganan sistem dan fitur OTA yang benar.
Menurut  Andrian Riyadhi selaku Market Manager Tiket.com, bahwa menangani sistem booking pada platform OTA,tidak hanya persoalan buka tutup 'allotment',akan tetapi adalah persoalan bagaiaman mampu mengolah fluktuasi harga dan promosi sesuai trend dan permintaan dan penawaran yang pas. Inilah sebenarnya yang harus dikuasai oleh para staff e commerce hotel. Jika keterampilan ini sudah baik, maka ini adalah modal bagaimana memahami 'revenue management'hotel secara keseluruhan . Untuk itu Tiket com, sebagai mitra hotel akan terus memberikan penyegaran  dalam bentuk gathering untuk mitra hotel di Garut yang semakin diperhitungkan, "demikian ungkapnya pada gathering mitra hotel Garut,  2019 di area Swiss  Van Java ,Rabu 28 Agustus 2019.Semoga semakin memberikan pemahaman tentang stratey penjualan via OTA dan kekompakan sesama hoteliers Garut

0 comments:

Post a Comment