Showing posts with label FEATURE. Show all posts
Showing posts with label FEATURE. Show all posts

Pengertian Hotel dan Villa

hainan hotel

Dalam dunia pariwisata salah satu elemen yang penting dalam industri ini adalah industri akomodasi Akomodasi adalah sarana pokok bagi tamu dan wisatawan dalam sebuah kunjungan wisata atau lainnya. Untuk melengkapi kebutuhan tersebut,wisatawan atau tamu akan menyesuaikan tipe akomodasi apa yang sesuai dengan rencana dan kebutuhannya.
Banyak sekali istilah akomodasi atau penginapan yang dikenal dalam dunia pariwisata.Hal ini terkadang menimbulkan pertanyaan bagi yang belum memahami apa sih peersamaan dan perbedaan istilah-istilah tersebut.Seperti pengertian hotel,resort,cottage,bungalow atau villa. Dalam artikel kali ini penulis akan memberikan pemahaman mengenai perbedaan istilah hotel dan villa.

1.      Hotel
Secara etimologi,bahasa hotel banyak sumbernya,ada yang mengatakan berasal dari kata hostel atau hospitum yaitu merupakan tempat penampungan bagi pendatang. Berasal juga dari bahasa latin hospitium yang definisinya ruang tamu.Sedangkan secara terminology menurut SK Menparpostel  No KM 94/HK 103/MPPT 1987 hotel adalah jenis akomodasi yang  mempergunakan seluruh atau sebagian bangunan dengan menyediakan jasa pelayanan makanan dan minuman untuk keperluan komersil.

Nah,berdasarkan pengertian tadi, hotel  merupakan kumpulan kamar dengan berbagai type ,luas dan perlengkapan yang disesuaikan dengan harga.Hotel memiliki standar dan klasifikasi bintang dan non bintang sesuai dengan jumlah kamar,kelengkapan fasilitas yang dimiliki dan juga pelayanan yang diberikan.Semakin lengkap fasilitas juga kompetensi staffnya memenuhi syarat yang ditetapkan oleh lembaga sertfikasi profesi,semakin baik juga klasifikasi hotel itu.Menurut jenisnya dan lokasi ,hotel diklasifikasikan lagi dengan berbagai istilah hotel,ada hotel bisnis,resort,transit hotel,inn dan lain-lain.Untuk hotel,jumlah karyawan banyak dan disesuaikan dengan jumlah kamar yang dimiliki. Akomodasi ini memiliki fasilitas penunjang lainnya seperti restaurant,ruang meeting,spa dan kebugaran hingga bisnis center.Untuk hotel yang berlokasi di sebuah destinasi wisata baik pegunungan atau pantai,seringkali disebut resort hotel. Type tamu yang datang ke sini adalah untuk berlibur (leisure) disertai berbagai aktifitas seperti kolam renang,area fun games,fying fox dan fasilitas outbound . Maka dari itu untuk jenis resort hotel,ciri yang utama adalah memiliki luas area yang cukup,fasilitas outbound,games dan sarana untuk kegiatan gathering.
restaurant


Villa
Pada awalnya villa merupakan tempat tinggal pribadi yang terletak di sebuah desa atau jauh dari keramaian dengan maksud untuk menenangkan diri .Dihuni atau dikunjungi oleh pemiliknya pada waktu-waktu tertentu.Seiring dengan perkembangan bisnis pariwisata,banyak pengusaha hotel mengadopsi konsep akomodasi berbentuk villa. Villa  merupakan type akomodasi yang dirancang private,berbentuk rumah-rumah dengan ornamen dan arsitektur yang disesuaikan dengan selera,nilai seni dan kultur budaya sekitar villa berada. Untuk membuat nyaman pengunjung sarana fasilitas villa dirancang lengkap,seperti kolam renang pribadi,jacuzi,spa,bale bengong (gazebo),ruang baca.Bahkan di daerah Bali,beberapa villa dibangun di area pesawahan yang eksotis dan  menyediakan lahan sawah pribadi untuk tamu tersebut. Dari jenis jumlah karyawan,villa lebih sederhana dengan sistem yang lebih kekeluargaan. Beberapa villa menugusung konsep pelayanan sistem butler yaitu  pelayan yang sifatnya prbadi (personal staff)
villa sibentang garut
Pemandangan di Sibentang Private Villa Garut

Baik hotel maupun villa,keduanya merupakan sarana akomodasi yang layak untuk disinggahi sesuai dengan kebutuhan dan tuuan wisata.Untuk tamu yang ingin menenangkan diri dan ingin privasinya terjaga disarankan berlibur dan menginap di villa. Beberapa destinasi wisata di Indonesia kini sudah banyak akomodasi berbentuk villa.Bali tentu paling banyak,karena merupakan destinasi no 1 di Indonesia dan no 5 di dunia.Kemudian Lombok, daerah Puncak Cianjur,Tanjung Lesung Banten,Lembang,Dago dan untuk di Priangan Timur kini ada Sibentang Villatel yang merupakan pioner private villa yang ekslusif dengan air panas alami.Mengusung konsep private villa,Sibentang  Private Villa menjadi destinasi villa no satu di Garut.


Belajar 'Ngocoblak ' Bareng Para Jawaranya MC Garut

Pesatnya industri kreatif dan perhelatan di Garut semakin hari menunjukan sebuah perkembangan yang signifikan.Hal ini ditunjang dengan perkembangan arus teknologi informasi yang merubah cara pandang masyarakat yang ke arah yang lebih kritis dan praktis. Tuntutan kebutuhan akan sumber daya manusia dalam industry kreatif dan event di Garut,terutama untuk seorang Master of Ceremony,ternyata menjadi sebuah hal yang cukup menarik dan potensial untuk terus dikembangan. Masyarakat semakin 'open mind' dalam memahami bagaimana jika sebuah event atau perhelatan bisa diselenggarakan dengan baik jika tidak di 'guide' oleh seorang MC yang baik,mampu mencairkan suasana dan yang lebih penting mampu menyampaikan tujuan kepada audiens tentang  event yang diselenggarakannya tersebut.
Dalam pada itu, ada sebuah kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Garut,bahwa ternyata Garut memiliki segudang  jawara 'cuap-cuap' dan'ngocoblak' yang  sangat potensial dan bertalenta. Mereka menamakannya Komunitas MC Garut yang kini memasuki umur yang ke-2 tahun.  Ada, hal yang menarik dari komunitas ini, bahwa mereka adalah kumpulan Master of Ceremony yang terlahir dari latar belakang dan pakem yang berbeda-beda. Sebut saja, ada spesialis MC Wedding berlatar  Tradisi Sunda &Islami, ada MC Wedding berlatarbelakang moderat,MC Event, MC Protokoler, MC dengan background  Penyiar Radio dan lain-lain.Tentunya dengan berbagai latar belakang tersebut memiliki gaya,cara sampai pemilihan 'diksi' yang berbeda beda. Namun demikian mereka adalah tetap merupakan sekelompok pekerja kreatif dengan basic "Public Speaking' yang akan menentukan sukses tidaknya sebuah acara.
Kini memasuki usianya yang ke-2,Bertempat di Zabir Coffee and Friends,Jumat 2 Agustus 2019,komunitas MC Garut semakin menujukkan eksistensi dan kekompakannya dengan menyelenggarakan syukuran ultahnya dengan tema' Talk About Xperience'. Acara ini dikemas dalam bentuk talkshow,workshop, music performance  dan doorprize,merupakan moment tepat untuk berbagi . 
Berbagai  MC 'hits dan kondang' Garut dari lintas generasi dan latarbelakang,saling berbagi keseruan pengalaman dan tips terutama bagi pemula dan siapa saja yang akan terjun di industri ini. Acara ini sangat positif dalam menumbuhkan minat dan bakat millenial yang hendak terjun menjadi MC namun minim pengetahun dan pengalaman. Pepatah 'Pengalaman adalah Guru Terbaik' nyatanya memang masih tetap menjadi sesuai yang diyakini oleh profesi apapun,termasuk oleh seorang Master of Ceremony. Pengalaman lucu,pahit, jam terbang ,keinginan untuk terus berlatih dan meningkatkan kualitas ilmu dan keterampilan formal adalah menjadi kunci sebuah kesuksesan  bagaimana akhirnya menjadi seorang Pemandu Acara yang baik dan dipercaya masyarakat.
Dalam pandangan keilmuan, kemampuan atau kompetensi adalah sekumpulan variable Pengetahuan, Keterampilan  dan Sikap, namun dari ketiga variable tersebut,yang terpenting adalah Sikap dan nilai-nilai profesionalisme. Inilah merupakan kunci sebuah kesuksesan dalam menjalankan profesi ini. Memperkaya referensi dan literasi  adalah penting  namun tetaplah menjadi diri sendiri tanpa harus menjadi orang lain,   teruslah menggali potensi diri yang tersembunyi. Maju terus komunitas MC Garut,tetap jaya dan kompak !
Last but not least,bagi masyarakat Garut dan sekitarnya yang hendak memerlukan jasa profesi pemandu acara atau MC baik wedding, event,atau tema lainnya, ga usah jauh-jauh nyari ke tempat lain  ya..di Garut juga banyak ko, yang kondang and hitz....Okay? (KI)

Buka Rahasia! Ini Dia Cara Menghitung Harga Kamar Hotel



Sebagai sebuah kota dengan destinasi wisata beragam, para tamu yang berwisata ke Garut tentu membutuhkan sarana akomodasi berupa penginapan. Berbagai fasilitas akomodasi berupa hotel tersebar banyak di kota Garut dari kelas non bintang sampai dengan kelas bintang.Perbedaan tersebut di dasarkan atas bentuk produk dan pelayanan yang berbeda. Di sisi lain harga kamar kamar pun berbeda-beda satu sama lainnya.
Dari sisi konsumen, ada dua perspektif terhadap pemenuhan kebutuhan akan kamar hotel tersebut, yaitu berdasarkan persepsi harga dan kualitas pelayanan. Namun terkadang konsumen menginginkan harga semurah-murahnya untuk dapat menginap di sebuah hotel tersebut,padahal dari sisi manajemen hotel juga memiliki perhitungan sendiri dari mana asal mula sebuah kamar hotel di tawarkan agar memberikan keuntungan bagi keberlangsungan usahanya.
Nah, kami mencoba memberikan bocoran sederhana bagaimana sih cara menghitung harga kamar sebuah hotel itu?Yuk kita intip-intip....!

A.Traditional Pricing

Metode penetapan harga kamar hotel yang klasik mengandung hitung-hitungan tertentu yang mengacu kepada  pemakaian biaya (cost) dan perkiraan keuntungan yang di dapat. Di sebut juga metode ini metode klasik karena awal sejarah perhotelan kebanyakan tetap mengacu kepada metode dasar ini.

1.  Metode Rule Of Thumb

Yaitu penetapan harga kamar berdasarkan nilai total investasi bangunan/kamar. Menurut teknik ini, harga jual sebuah kamar adalah 1/1000 dari total investasi kamar dibagi total kamar keseluruhan.Kelemahan metode ini adalah hanya berdasarkan nilai investasi kontruksi awal,dan mengabaikan biaya saat ini. Jika menghitung nilai bangunan maka  termasuk nilai investasi tanah di mana kamar tersebut dibangun.  Dari sisi nilai, tanah akan cenderung mengalami kenaikan sedangkan bangunan dan fasilitasnya mengalami penyusutan (depresiasi).

 2. Metode Hubbart Formula

Yaitu cara penetapan harga kamar dengan pendekatan income statement.  Artinya metode ini memerlukan data statistik minimal satu tahun berjalan ,karena metode ini mengacu kepada perhitungan biaya,pendapatan dan forecast yang diharapkan. Beberapa data stastik yang diperlukan untuk membuat harga kamar hotel dengan cara ini adalah
1.Pendapatan bersih dan return of investment yang diharapkan
2. Operational Cost
3. Biaya Tetap
4. Non room profit & loss
5. Pendatan kamar yang diharapkan
6.Target kamar yang terjual (room sold) sesuai etimasi Tingkat Hunian
7. Harga Rata-rata kamar yang diharapkan  

3. Metode Square Foot Calculation

 Hampir sama dengan cara No 2 akan tetapi perhitungan bukan bedasarkan estimasi  jumlah kamar terjual akan tetapi berdasarkan rasio perhitungan luas kamar.Kelemahan metode ini adalah mengesampingkan faktor biaya tetap dan biaya variable.

 4. Metode Dengan Pendekatan Cost Of Room Ratio.

 Rasio harga kamar standard adalah asumsi dari 100%nya room cost . Cost of room artinya adalah beberapa biaya langsung yang di jadikan fasilitas tamu di kamar yang dikonsumsi oleh tamu seperti sabun,sampo,teh,kopi,air minum,sandal, biaya laundry linen dan sebagianya. Kisaran ideal cost of room adalah 7%-10%. Sedangkan agar operasional hotel tersebut tetap jalan,maka rasio room profitability hotel harus pada kisaran >86%. Bagaimana caranya? Kiranya tidak dapat di bahas pada postingan ini.Silahkan menghubungi Contact Form.

B. Modern Pricing

Dalam era serba digital dimana kemajuan Informasi Teknologi berkembang pesat,menimbulkan pola perilaku konsumen yang berubah pula dalam hal cara pemesanan kamar hotel, dan pemilihan hotel. Customer lebih kritis menyikapi setiap hal yang menyangkut harga kamar dengan membandingan fasilitas kamar hotel lainnya.
Maka dari itu diperlukan acuan yang lebih dinamis dalam hal menetapkan harga kamar hotel. Metode klasik adalah menjadi dasar acuan sedangkan dalam prakteknya harus menyesuaikan antara permintaan dan penawaran.
Metode dynamic rate lebih cocok untuk era di mana kondisi pasar berubah berdasarkan kompetisi,supply dan demand
1. Competitive Pricing (Harga Kompetitif)
2. Follow The Leader Pricing (Mengikuti Harga Pesaing}
3. Prestige Pricing (Harga Premium)
4. Discount Pricing (Harga Diskon)

Hmm,,,ternyata  ga semudah itu ya membuat sebuah harga kamar hotel? Jadi sekarang anda yang sering menyewa kamar hotel sudah sedikit mengetahui darimana asalnya harga kamar yang ditawarkan itu?




Kolaborasi Pentahelix Dalam Mendorong Pariwisata Indonesia



Sebagai sebuah leading sector dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional, sektor pariwisata terus digenjot untuk  mencapai target-target yang sudah direncanakan oleh pemerintah dalam hal ini Kementrian Pariwisata. Target 20 juta kunjungan wisman tahun 2019, pergerakan wisman 275 juta da indeks daya saing pariwisata Indonesia  pada ranking 30 dunia. 100 ribu homestay yang tersebar di 10 Destinasi Prioritas atau Bali Baru  yang sudah dicanangkan yaitu Danau Toba Sumut,Tanjung Kelayang  Belitung,Tanjung Lesung Banten ,Kepulauan Seribu Jakarta, Borobudur Jawa Tengah,Bromo Jawa Timur, Mandalika Lombok,Labuan Bajo NTT,Wakatobi Sultra dan Morotai di Maluku Utara
Dalam berbagai forum,Menteri Pariwisata menjelaskan bahwa jika keberhasilan pariwisata Indonesia tidak akan tercapai tanpa melibatkan unsur-unsur Pentahelix.
Pariwisata Indonesia tidak akan lepas dari berbagai kepentingan yang ada di sekitar destinasi wisata dan para stakeholder.Maka peran dan sinergitas unsur Pentahelix tersebut menjadi sangat penting. Nah apa itu Pentahelix menurut Arief Yahya?
Unsur pentahelix disebut juga ABCGM yaitu sebuah sinergitas yang diusung oleh Academic,Business,Community,Government & Media. Tanpa adanya keterkaitan unsur-unsur di atas,pariwisata Indonesia tidak akan berhasil maksimal.Diperlukan peran dari kelima unsur tadi yang saling mendukung satu sama lain.
Pemerintah berperan dalam upaya melakasanakan kebijakan yang telah dituangkan dalam undang-undang.Akademisi berperang dalam menggali dan memberikan kontribusi keilmuan dari hasil penelitian dan pengembangan. Sementara Para Pengusaha atau Entrepreneur memberikan peluang menanamkan peluang investasi di sector ini sehingga dapat menyerap alokasi tenaga kerja dan menggerakan roda perekenomian di sekitar destinasi wisata.
Adapun komunitas atau Community merupakan sekumpulan orang-orang yang memiliki kepentingan yang sama dan dalam hal ini, entrepreneur mencari komunitas yang sama dengan mereka dan relevan dengan bisnis yang dikembangkan. Jangan asal ikut komunitas tetapi aktiflah di komunitas tersebut. Banyak komunitas yang mulai berkembang dan bisa mendapatkan keuangan, pemasaran, informasi dan bahkan bahan baku yang dibutuhkan oleh setiap entrepreneur.
Unsur terakhir dan sangat berperan penting dalam mengusung keberhasilan pariwisata adalah Media. Peran media sangat pentig dalam menyebarluaskan berbagai program dan kegiatan pariwisata yang telah dicanangkan. Di era digital dan informasi teknologi saat ini,peran media baik online maupun offline sudah tidak mungkin dibendung lagi.Akan tetapi yang tetap harus dijaga adalah tugas pokok dan fungsi media harus benar-benar menjadi penyambung sumber informasi berimbang,valid,jujur dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan etika dan tata nilai yang berlaku.


Jenis-Jenis Hotel Berdasarkan Lokasi


Hotel didefiniskan sebagai suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau keseluruhan bangunan untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan dan minum serta jasa lainnya bagi umum, yang dikelola secara komersil serta memenuhi ketentuan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah.Hotel bermacam-macam jenisnya tergantung type dan jenis pelayanan yang diberikan.
Dilihat dari lokasi di mana hotel itu berada, hotel dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis:

1.City Hotel
   Adalah hotel yang terletak di dalam kota, di mana sebagian besar tamunya yang menginap melakukan kegiatan bisnis.Hotel jenis ini umumnya selain menjual kamar,juga menjual fasilitas ruang meeting untuk kegiatan MICE 
(Meeting,Incentive,Conference dan Exhibition).Dilihat dari jenis kegitannya,city hotel termasuk pula jenis business hotel.Kegiatan ramai terutama pada hari weekdays,dimana segment tamu aberasal dari businessman corporate atau pemerintahan yang melakukan kegiatan MICE tadi.

2. Resort Hotel
   Resort hotel adalah hotel yang terletak di kawasan wisata, di mana sebagian besar tamu yang menginap tidak melakukan kegiatan usaha akan tetapi lebih bertujuan untuk berlibur. Resort hotel banyak ragamnya yaitu: mountain hotel, beach hotel,lake hotel, hill hotel dan forest hotel.Dewasa ini ada terobosan baru berupa hotel bergantung, yang terletak diketinggian bukit sekitar 300-400 M,seperti yang sekarang ada di Gunung Parang,Purwakarta.Segment hotel resort pada umumnya adalah individual dan family yang bertujuan untuk berwisata (leisure)



3. Suburb Hotel
   Suburb hotel adalah hotel yang lokasinya di pinggiran kota, yang merupakan kota satelit yakni pertemuan antara dua kotamadya.Umumnya merupakan jenis transit hotel untuk tamu-tamu yang melakukan perjalanan jauh. Di Amerika Serikat,hotel jenis ini lebih dikenal sebagai motel ,dimana jenis kamar bergandengan dengan garasi untuk kendaraan.

4. Urban Hotel
    Urban hotel adalah hotel yang berlokasi di pedesaan dan jauh dari kota besar at au hotel yang terletak di daerah perkotaan yang baru yang tadinya pedesaan.

5. Airport Hotel
   Airport hotel adalah hotel yang berada dalam satu kompleks bandara atau pelabuhan udara. Keberadaan airport hotel sangat membantu bagi para wisatawan atau tamu yang akan berkunjung ke suatu tempat wisata atau bisnis sebelum melanjutkan perjalanannya. Dewasa ini beberapa jaringan hotel besar telah membangun hotelnya di sekitar bandara untuk memenuhi kebutuhan akomodasi.
Demikian beberapa klasifikasi hotel berdasarkan lokasinya, meskipun demikian jenis hotel dapat digolongkan berdasarkan kasifikasi tingkatan bintang, faktor tujuan pemakaian dan berdasarkan faktor daya jual dan perencananaan penjualan (hotel plan usage),yaitu American Plan atau European Plan.

Online Travel Agent vs Virtual Hotel


Perkembangan teknologi dan informasi yang semakin berkembang a selalu berbanding lurus dengan  prilaku konsumen, gaya hidup dan kebutuhan industy lainnya. Hal ini juga terjadi diindusty layanan jasa perhotelan (hospitality) dan industry perjalanan lainnnya.
Peluang ini dimanfaatkan oleh Creative Startup Company yang menyasar di kedua industry ini dengan menangkap sisi lain dari hukum supply dan demand dan prilaku pasar tadi. Prilaku pasar yang dimaksud adalah daitandaian dengan sikap kritis dan smartnya konsumen yang memerlukan pasokan ketersediaan kamar hotel dengan informasi yang cepat,akurat,nyaman,bersih dan lainnya. Di sisi lain,layanan digital informasi dan PMS (Property Management System) terutama dalam sistem reservasi hotel yang ada masih belum dapat mengakomodir peluang atas perubahan global tersebut.
script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">
Berangkat dari itu, maka lahirlah beberapa industry Online Travel Agent yang dasarnya adalah mengakomodir permintaan konsumen terhadap akomodasi,tiket dan layanan lainnya secara realtime.
Industry Online Travel Agent ini, mulai memainkan perannya menggeser Travel Agent Offline. Inilah titik balik menjamurnya era digital E Commerse indutry travel. Dimulai dekade 2000 an, kemunculan Agoda. Com,Booking .com yang belakangan menjadi sister companynya agoda.com, menjadi tonggak indutry OTA. Hampir seluruh layanan akomodasi di penjuru dunia baik hotel jaringan internasional maupun lokal,juga independen,nyaris kini mempunyai layanan OTA bekerjasama dengan Agoda dan Booking.com.
Setelah itu,kini industry  startup lain muncul ikut meramaikan pie ini dengan kemunculan  Pegi-Pegi,Tiket.com,Trivago,Misteraladin dan yang membanggakan adalah lahirnya startup lokal karya anak bangsa bernama Traveloka. Kini, market share Traveloka nyaris mendominasi smeua layanan OTA untuk akomodasi dan tiket perjalanan lainnya.



Bagaimana cara Kerja Online Travel Agent?
Secara sederhana pola kerjasama yang dilakukan oleh online booking travel agent adalah sistem 'titip jual' kamar dengan mengambil keuntungan dari selisih harga kamar yang telah ditetapkan dalam sebuah perjanjian. Pihak hotel wajib memberikan jatah kamar kepada OTA tersebut sesuai waktu dan jumlah yang ditetapkan (allotment). Adapun margin profit dari online booking travel agent tadi adalah dengan menetapkan sejumlah komisi dari harga yang sudah di publish di extranetnya OTA. Dewasa ini rata-rata komisi OTA yang berlaku adalah kisaran 15% s/d 17%.
Jika dalam situs OTA tersebut ada kode promo,sesungguhnya ini adalah bentuk subsidi oleh OTA kepada hotel atau akomodasi dalam menggaet calon pelanggan. Komisi tersebut secara hitung-hitungan memang untuk mentup biaya operasional, gaji,maintain situs,SEO,belanja iklan dan lain-lainya. Online Travel Agent yang sekarang berkembang hanyalah sebuah marketplace yang membantu kebutuhan dan mempermudah layanan booking calon tamu atau traveller  dalam tanpa dibatasi jarak dan waktu.Kini,melakukan pemesanan hotel dan tiket kapan dan dimanapun cukup dengan "satu klik" dan tentunya dengan fasilitas 'smartphone"yang fiturnya semakin berkembang pula.

Bagaimana dengan Airy Room,Reddoorz,NidaRoom?
Nah,lain halnya dengan OTA di atas, pelaku startup lainnya menangkap peluang ini dengan sudut pandang lain.Jika anda melihat sebuah sign board hotel dengan tulisan Airy Room,Reddoorz tampak dimana-mana, sesungguhnya bukan berarti hotelnya banyak. Hanya nama belakangnya yang membedakan saja,misalnya Airy Room Setiabudi,Airy Room Pasteur dan lain-lain. Pola inilah yang disebut sistem sharing economy. 

Pendekatan yang dilakukan oleh industry ini sedikit eksklusif yaitu dengan dengan bekerjasama dengan pemilik hotel-hotel budget untuk mengontrak beberapa unit kamar hotel dalam jangka waktu 6 bulan s/d 1 tahun atau lebih. Kemudian menyulapnya kamar-kamr tersebut dengan sentuhan dasar dan filosofi perusahaan (airy room atau reddoorz). Dan inilah yang belakangan disebut sebagai Virtual Hotel. Dengan pola kerjasama yang diterapkan,Virtual Hotel bebas menentukan harga kamar baik sama ataupun dibawah harga kamar hotel induknya,bebas menentukan kode promo dan juga layanan tambahan bagi kamar yang telah menjadi tanggungjawabnya. Sebenarnya ini jika dilihat dari pola, pola ini sejenis dengan sistem 'bulk voucher" zaman dulu.Namun momentum perkembangan teknologi dan customer behaviour inilah yang kemudian melahirkan sebuah modifikasi bisnis startup dengan sistem sharing economy.
Pada akhirnya,keputusan memilih sebuah produk dan layanan akomodasi dikembalikan kepada konsumen sebagai end user. Juga dari sisi pengelola akomodasi,pola-pola kerjasama apapun dapat dilakukan selagi dalam koridor yang sehat dan saling menguntungkan di era bisnis yang semakin competitive ini.




Geliat Photo Prewedding di Garut


Beberapa tahun terakhir, trend photo pra nikah (photo prewedding) di kalangan calon pasangan pengantin muda mulai terlihat signifikan.Begitu juga di kalangan anak muda Garut yang tengah mempersiapkan moment sakral pernikahan. Banyaknya spot-spot indah di Garut juga property akomodasi yang representatif untuk pengambilan photo pra nikah (prewedding) menjadikan permintaan terhadap event ini  mengalami trend positif.
Event ini tentu tidak bisa dilepaskan dari geliat anak muda Garut yang mulai menggemari seni photogaphy.Tak ayal, beberapa komunitas pecinta photography di Garut mengambil moment ini menjadi sebuah sinergisitas yang saling membantu terutama untuk ikut andil mempromosikan wisata Garut.
Khusus,untuk kegitan photo prewedding sendiri, tentu melibatkan  Wedding Organizer yang professional termasuk para photographer handal . 
Menurut Ridwan Nur Sugiri, salah seorang calon pasangan pengantin muda, kegiatan photo prewedding tidak lain hanya untuk mengabadikan moment pra sakral(nikah)  sehingga dapat menjadi kenangan di masa yang akan datang.
Di Garut adalah surganya spot-spot Photography baik berlatar belakang alam amaupun akomodasi seperti di Sibentang Private Villa Garut. Salah satu photographer handal yang sudah mengeksplorasi Garut adalah almarhum. Kritupa Saragih. Beliau sempat mengatakan jika banyak hidden spot yang bercitra rasa seni photography  tinggi.
Nah, untuk moment-moment sakral ini, boleh dicoba ke Garut dan mengambil spot-spot spektakuler yang tak  kalah indahnya dengan tempat lain.

Mengenal Istilah Tipe Kamar Hotel




Para tamu atau booker yang sering melakukan pemesanan kamar hotel mungkin sudah terbiasa mendengar nama tipe-tipe kamar hotel. Tiap hotel atau resort memang memiliki beberapa aperbedaan nama tipe kamar disesuaikan dengan kebutuhan,luas,view,peralatan dan lain-lainnya sehingga mempengaruhi perbedaan harga. Kebijakan manajemen hotel tentu bukan tanpa alasan memberikan nama tipe kamar. Namun dalam ilmu perhotelan memang sudah ada nama-nama tipe kamar hotel yang secara umum dipakai di hampir setiap hotel . Yuk kita rinci apa nama-nama tipe kamar hotel itu?

  • Standard Room

Tipe kamar ini merupakan tipe yang paling standard dalam kategori kamar hotel.Luas kamar standar umumnya skitar 30M2. Fasilitas kamarnya pun standar seperti tempat tidur,kamar mandi,televisi.Lokasi kamar standar umumnya di paling bawah dari floor yang ada dengan pemandangan biasa.Harga kamar umumnya paling murah dari tipe kamar yang  ada.

  • Superior Room

Sesuai namanya,tipe superior memiliki luas diatas type standard.Bisa dikatakan tipe ini lebih baik dari jenis Standard.Luas kamar dan letaknya cukup baik dan nyaman,demikian harganya diatas harga Standard.

  • Deluxe Room

Jenis kamar ini levelnya satu tingkat diatas standard dan superior room,meskipun beberapa hotel mengklasifikasikan kamar ini di bawah superior. Namun umumnya tipe kamar ini memang kategorinya diatas kedua tipe sebelumnya. Luas kamar sekitar 40M dengan fasilitas yang lebih lengkap.Ditambahkan minibar,coffee maker,hairdryer dll.Letak jenis kamar ini umumnya diatas lantai Superior hingga tamu dapat menikmati pemandangan yang lebih enak dan nyaman.




  •        Suite Room

Jenis kamar ini dari segi harga memang lebih mahal,dari mulai jutaan hingga puluhan bahkan ratusan juta rupah.Tipe kamar  ini sering digunakan oleh tamu ‘the have’ yang ingin mendaptkan pelayanan lebih. Fasilitas Suite Room lebih lengkap dari Standard,Superior,dan Deluxe. Luas ruangan tipe ini ada yang sampai 200-300 M2.Ruang tidur dan ruang tamu di pisah dengan menggunakan furniture terbaik. Dalam satu lantai hotel,biasanya jumalah tipe kamar ini tidak banyak dan terletak di ujung lantai dengan pemandangan yang lebih terbuka,sehingga tamu bisa menikmati keindahan area sekitar hotel.

  •  Executive Suite

Untuk tipe kamar ini biasanya di gunakan oleh tamu VIP. Letak kamar Club & Executive biasanya berada di satu lantai khusus dan perlu akses khusus untuk ke lantai ini dan tamu lain tidak bisa menuju kamar  Executive Suite. Letaknya di lantai paling atas, sehingga tamu melihat pemandangan lebih luas. Pelayanan untuk tipe kamar ini berbeda dari tipe lainnya. Di depan kamar ini/koridor menuju kamar ini dilayani oleh Receptionist khusus, pelayanan breakfast atau dinner khusus dan pelayanan check in dan check out dipermudah.

  • Twin Bed, Double Bed, dan Family

Sering terjadi perbedaan persepsi antara tamu atau booker hotel mengenai istilah kamar berdasarkan jumlah ranjang (bed).Oleh karena itu perlu diluruskan mengenai istilah ini:
Twin Bed:
Adalah kamar yang berisi 2 ranjang single yang ukurannya hampir sama,mka istilah twin ini muncul.Tamu yang menginap umumnya menginginkan tidur yang terpisah satu sama lainnya.

Double Bed:
Double di sini adalah kamar yang berisi ranjang ukuran king size,hingga dapat ditiduri oleh 2 orang.Umumnya tamu tipe ini adalah ‘couple” pasangan,baik family atau honeymooner. Jadi perlu diperhatikan istilah double disini adalah bukan 2 ranjang satu kamar akan tetapi satu ranjang besar untuk 2 orang.

Family Room
Type kamar ini umumnya terdiri satu double bed dan satu single bed. Diperuntukan untuk family atau tamu yang membawa keluarga/Anak. Maka istilah Family room inilah muncul untuk tipe kamar ini.

Demikian beberapa istilah tipe kamar hotel yang layak diketahui sebelum anda melakukan reservasi kamar hotel.Pastikan dengan jelas jumlah orang atau bed yang diinginkan agar tidak salah pilih dan terjadi complain pada saat anda check in.

7 Manfaat Polis Asuransi Perjalanan Wisata



asuransi perjalanan

Melakukan kegiatan perjalanan wisata dewasa ini telah menjadi sebuah kebutuhan bagi masyarakat yang semakin dinamis. Lewat  perjalanan wisata,kita akan menemukan hal-hal baru,dunia baru dan pengalaman baru dalam kehidupan kita selanjutnya.
Namun seiring dengan hal itu,tentu setiap perjalanan mengandung resiko dan kecemasan  karena berbagai sebab.Resiko-resiko tersebut bisa berbentuk keterlambatan pesawat,kehilangan barang selama perjalanan,atau kecelakaan  dan lain-lain.Selain itu faktor  resiko atas rumah yang ditinggalkan selama berlibur  akan mengganggu ketenangan  traveler. Dalam kondisi seperti ini, keberadaan polis asuransi perjalanan wisata untuk beberapa kalangan sangatlah penting. Beberapa perusahaan asuransi dewasa ini mulai memahami faktor resiko berlibur atau saat perjalanan.Oleh karena itu penting  sekali para traveler mengetahui manfaat asuransi perjalanan wisata. Berikut beberap manfaat asuransi perjalanan atau Travel Insurance:
1.Perlindungan Diri dari Resiko Kecelakaan
 Mencegah lebih baik dari mengobati. Kalimat itu memang benar adanya dalam segala sesuatu termasuk saat melakukan perjalanan.Melindungi diri  dari resiko kecelakaan saat melakukan perjalanan wisata jika terjadi adalah adanya pertan ggungan resiko bila terjadi kecelakaan,kelumpuhan,cacat hingga terjadi kehilangan anggota badan bahkan kematian. Perlindungan ini meliputi penggantian uang sesuai perhitungan yang telah dihitung oleh pihak asuransi.
2. Perlindungan Bagasi Dan Resiko Kehilangan Barang
 Bila terjadi keterlambatan bagasi lebih dari dua belas jam,kemudian jika terjadi kerusakan bagasi bhakan kehilangan resiko kehilangan barang di bagasi atau yang sedang dipakai,pihak asuransi akan memberikan penggantian.
3. Penggantian Biaya Pengobatan Darurat
  Jika anda mengalami sakit selama perjalanan,pihak asuransi akan menawarkan biaya penggantian pengobatan darurat.,
4. Evakuasi Medis
   Asuransi Perjalanan menawarkan fasilitas bantuan darurat selama 24 jam.
5.  Pemulangan Jenazah Pada Resiko Kematian
Biaya pertangguangan ini dapat meliputi biaya pemulangan jenazah dari lokasi kejadian pada saat melakukan perjalanan wisata dan terjadi kecelakaan yang menimbulkan kematian hingga biaya pemulasaraan jenazah.
6. Perlindungan Rumah
   Jika terjadi kebakaran rumah pada saat ditinggalkan melakukan perjalanan wisata maka pihak asuransi akan mengganti berbagai kerusakan akibat kebakaran dan isi rumah tertanggung.
7. Terkait Perjalanan
  Salah satu manfaat lainnya mengikuti program asuransi perjalanan adalah perlindungan terhadap keterlambatan perjalanan (lebih dari 12 jam),penggantian uang muka yang hangus akibat hal-hal diluar kekuasaan pemegang polis, juga manfaat biaya akomodasi.

Manfaat –manfaat tersebut tentunya disesuaikan dengan program yang diikuti oleh pemegang polis asuransi perjalanan. Beberapa pengecualian berlaku sesuai dengan prosedur dan analisa yang telah dilakukan oleh pihak asuransi atas kejadian yang dinilai layak dan tidak mendapatkan penggatian seperti di atas.