Mendorong Segment Millenial Melalui Pasar Digital Wisata Garut


  • KaGaroet.com-Hari ini, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Garut bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata kembali menggelar event Pasar Wisata Digital yang kali ini berpusat di kawasan wisata Situ Cangkuang, Kecamatan Leles,Garut. Ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pasar Wisata Digital yang sebelummnya dipusatkan di Situ Bagendit dan Perkebunan Dayeuh Manggung.
  • Pasar Wisata Digital adalah merupakan bentuk implementasi Kementrian Pariwisata  dalam rangka mempromosikan obyek destinasi wisata melalui kekuatan sosial media sebagai alat untuk memviralkan potensi wisata di suatu daerah. Ini sejalan dengan fenomena dan atmosphir saat ini terutama pada segment 'millenial' bagaimana sebuah destinasi wisata dinikmati dengan mudah dan membangkitkan minat untuk posting dan memviralkannya melalui akun-akun sosial media.Istilahnya bagaimana menciptakan destinasi wisata yang 'instagramable'.
  • Sebagaimana sudah dikenal,Garut memiliki berbagai spot destinasi wisata yang 'ramah kamera' sehingga mudah sekali mendorong minat untuk 'upload' dan 'viralkan' sehingga  menjadi kekuatan untuk ikut mengembangkan minat berkunjung wisatawan berkunjung.
  • Pasar Digital Wisata di Garut dikemas dengan dengan konsep berbasis kearifan lokal Garut baik dari seni budaya maupun kuliner khas Garut.,seperti seni beluk,lais, bangreng,pencak silat,gonang dan lain-lain.Selain itu pengunjung berkesempatan mencicipi berbagai kuliner khas Garut seperti es goyobod,burayot,baci,liwet domba,kopi khas Garut  dan lain-lain.Selain itu juga ada battle cooking yang dilakukan oleh para Chef Garut yang tergabung dalam Indonesia Chef Association Garut. 
  • Perhelatan Pasar Digital Wisata ini bertema Pesona Garut, dimana bertujuan mengangkat potensi wisata dan budaya Garut yang memang penuh pesona. Acara Pasawa Digital Wisata yang berpusat di kawasan Candi Cangkuang ini dihadiri oleh Menteri Pariwisata ,Arief Yahya, Bupati Garut, Rudy Gunawan, Anggota Komis IX DPRRI ,Ferdiansyah sejumlah pimpinan SKPD, General Manager Hotel, anggot PHRI Garut,Chef, Garut dan Anggota HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia),Garut.
    Tim HPI Garut
  • Diharapkan acara ini semakin mendorong minat wisata dan kunjungan wisatawan ke Garut dengan semakin 'viral'nya berbagai posting-posting  spot wisata pada ranah sosial media dan perangkat digital lainnya.

Promo Heboh Sibentang Private Villa'Reborn'





Sejak beralih operator, dari operator lama ke Ammoney JM, Sibentang Private Villa Garut terus berbenah baik dari sisi managerial maupun operasional.Berbagai terobosan promosi  terus dilakukan untuk kembali mendapatkan kepercayaan para tamu baik 'repeat guest' maupun tamu baru yang memerlukan sarana akomodasi debngan konsep dan suasana yang lebih private.
Memang sejak dibukanya tahun 2015, banyak peralihan management yang dilakukan, hal ini merupakan hal wajar dalam sebuah organisasi bisnis. Melalui operator baru Ammoney JM dibawah kendali Chief Hidayat, property ini diharapkan terus berkembang. Hal yang mulai dibedah adalah persoalan harga dan tipe pelayanan.



Hal yang perlu digarisbawahi bahwa, sebuah hotel,villa atau sarana akomodasi lainnya harus mampu membaca peta segmentasi pasar, daya beli, prilaku konsumen, trend market,dan positioning. Harga bukanlah segalanya, bahkan ketika dijual murahpun, belum tentu mampu mendongkrak tingkat hunian terutama periode weekday, apalagi dijual tinggi dengan alasan 'prestise'. Menurut Chief (panggilan Chief Hidayat), dalam persepsi pemilik, apapun strategynya , mereka hanya satu, yaitu bagaimana mendapatkan pendapatan yang optimal. Apa artinya, harga tinggi, tingkat hunian jeblok ,sedangkan biaya tetap  harus tetap dikeluarkan karena sudah menjadi kewajiban
Twin Bed Room
Karena itu saatnya Sibentang Private Villa reborn dengan berbagai terobosan promo yang sudah disiapkan baik promo kamar, maupun paket makanan. Harga villa pun disesuaikan kembali menjadi lebih ramah dan proporisonal. Untuk Villa 1 kamar harga menjadi 2.750.000 dan untuk villa 2 kamar menjadi 3.750.000, pada weekday.
Untuk para tamu yang hendak menikmati berendam tanpa harus menginap, Sibentang Private Villa telah mengeluarkan paket 'Swim & Dine' dengan hanya merogoh kocek Rp.80.000/pax, minum 2 orang sudah termasuk Spagethi dan Lemon Tea. Sedangkan para Honeymooner yang ingin menghabiskan malam romantisnya di sini, sudah disiapkan Honeymoon Package, baik untuk 1 malam maupun 2 Malam. Untuk Paket Bulan Madu 2 malam, hanya Rp.5.600.000 dengan fasilitas dekorasi kamar, makan pagi, makan malam,welcome drink, snack, paket tour , wisata andong, dan refleksi. Selain itu kini Sibentang Private Villa telah mengeluarkan promo heboh berupa potongan kamar sampai dengan 50%, berlaku khusus Weekday.
Amerian Breakfast

Nah, untuk para ibu sosialita yang mau arisan atau gathering, dengan hanya membayar untuk dinner BBQ sebesar Rp. 400.000/pax dengan minimal 20 orang, anda sudah dapat free menginap di 4 villa secara gratis ,khusus weekday. Masih banyak keseruan paket lain yang ditawarkan dengan pelayanan yang tetap berkualitas. Untuk informasi dan Reservasi anda dapat menghubungi Hotline 089660759102  atau kunjungi situsna di www.sibentangprivatevilla.co.id


1000 Anak Menggambar Sang Garuda



Antusiasme tampak terlihat dari raut wajah anak-anak TK dan PAUD dan  RA dari Lima Kecamatan  se Garut dalam acara Lomba Mewarnai Burung Garuda yang bertempat di halaman Pusat Konservasi Elang Kamojang,Garut. Acara ini digagas dalam rangka menumbuhkan kepeduliaan anak sejak dini terhadap kelestarian alam dan satwa,sekaligus dalam rangka memperingati HUT RI ke-74. Hasilnya, berbagai kreasi anak-anak  menggambar burung Garuda itu sungguh lucu dan menggemaskan.
Sebelum acara dimulai, lebih kurang 1500 anak TK dan PAUD itu,diberikan kesempatan untuk berkunjung ke kandang-kandang penangkaran elang terbesar di Indonesia ini. Sebagaimana kita tahu,Kawasan Kamojang Ecopark, memiliki sebuah area penangkaran berbagai jenis elang langka yang  salah satunya adalah Elang Jawa (Nisaetus Bartelsi). Pusat Konservasi Elang Kamojang dibiaya penuh oleh Pertamina,dimana salah satu produksinya adalah PLTU Kamojang.
Menurut ketua panitia 1000 Anak Mewarnai Sang Garuda, Ari Maulana Karang, acara ini baru pertama kali diadakan di area konservasi yang dilindungi.Animonya ternyata cukup luar biasa, terbukti dari target 1000 anak, ternyata dihadiri lebih dari 1500 anak TK,PAUD dan RA se Garut.Acara ini juga dihadiri oleh Bunda PAUD Garut,ibu Dyah Kurniasih GUnawan,istri Bupati Garut Rudy Gunawan,untuk memberikan support dan semangat kepada anak-anak tersebut.
Tujuan dari acara ini adalah untuk mengenalkan apa itu konservasi dan bagaimana belajar mencintai lingkungan.
Burung Garuda, merupakan nama lain dari Elang Jawa, yang dilindungi dan nyaris punah. Selama ini anak-anak mengetahuinya sebagai lambang negara yang dilihat di dinding sekolah. Dengan melihat langsung ke area konservasi, mereka jadi tahu bagaimana sesungguhnya burung Garuda tersebut.
Tingginya minat peserta, diharapkan kegiatan ini menjadi event tahunan yang menghiasi agenda wisata Garut dimana Pertamina dapat menjadi sponsor utamanya.

Selama ini, masyarakat Garut sendiri belum semunya mengetahui kalo Garut memiliki kawasan konservasi elang .Oleh karena itu kegiatan ini sendiri selain memberikan edukasi kepada anak tentang pentingnya memelihara lingkungan, juga sebagai jembatan mempromosikan Pusat Konservasi Elang Kamojang (PKEK).
Tampak anak-anak itu menikmati kegiatan tersebut,selain mengajarkan berimajinasi menggambar elang, mereka juga dijarkan bagaimana memelihara lingkungan salahsatunya dengan tidak membuang samapah sembarangan.
Pusat Konservasi Elang Kamojang memiliki koleksi 122 ekor elang dari 10 spesies elang, berasal dari wilayah Indonesia.Sejak 2015,PKEK sudah melepas lebih kurang 50 kali pelepasliaran elang ke alam bebas sesuai spesis dan habitatnya. Jika anda ke sana, akan mudah ditemui jenis elang bondol (Haliastur indus) dan elang ular (spilornis cheela). Adapun spesia paling banyak adalah elang brontok  sebanyak 40 ekor, elang bondol, elang paria,elang paria dan elang jawa.